Oleh as-syabab

Angkuhnya Pak Lah apabila tidak rasa bersalah mengenakan ISA kepada rakyatnya sendiri. Inilah sikap seorang manusia yang telah mabuk kuasa sehinggakan lupa bahawa kuasa itu milik Allah yang hanya dipinjamkan. Allah berhak dan bila-bila masa saja boleh menarik balik apa yang menjadi milikNya. Amaran Allah kepada mereka yang angkuh dan sombong dalam surah Al-A’raaf :

Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka, Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan jahat dan Kami timpakan kepada orang-orang yang zalim siksaan yang keras, disebabkan mereka selalu berbuat fasik (165)

Maka tatkala mereka bersikap sombong terhadap apa yang dilarang mereka mengerjakannya, Kami katakan kepadanya: “Jadilah kamu kera yang hina[581]. (166)

Sebahagian ahli tafsir memandang bahwa ini sebagai suatu perumpamaan, artinya hati mereka menyerupai hati kera, karena sama-sama tidak menerima nasehat dan peringatan. Pendapat Jumhur mufassir ialah mereka betul-betul berubah menjadi kera, hanya tidak beranak, tidak makan dan minum, dan hidup tidak lebih dari tiga hari. Firman Allah s.w.t.:

“Demikianah Allah mengunci mati pintu hati orang yang sombong takbur , lsgi bermaharajalela pencerobohannya ” (QS. Ghafir 35)

Imam Asy-Syaukani rahimahullah berkata, “Sebagaimana Allah mengunci mati hati orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah maka demikian juga halnya Allah juga mengunci mati hati orang yang sombong lagi berbuat sewenang-wenangnya , yang demikian itu karena hati merupakan sumber pangkal kesombongan, sedangkan anggota tubuh hanya tunduk dan patuh mengikuti hati”. (Fathul Qodir 4/492).

 

http://rusli-islam.blogspot.com